1. MUSIC SKILL (KETERAMPILAN MUSIK)
Para anggota diberikan pemahaman dan keterampilan bermain musik baik
secara teori maupun praktek, melalui proses latihan yang sistematis dan
kontinu.
2. SELF CONFIDENCE (KEPERCAYAAN DIRI)
Para anggota akan dibangkitkan rasa percaya dirinya, bahwa mereka berani dan mampu tampil di depan banyak orang. Kepercayaan Diri ini kelak akan sangat bermanfaat bagi kehidupannya di masa depan
dalam menghadapi berbagai tantangan dan hambatan dalam hidupnya.
3. TEAMWORK (KERJASAMA TEAM)
Kegiatan marching band bukanlah kegiatan perorangan, melainkan kegiatan
kelompok yang besar. Mereka semua harus bekerjasama antara yang satu
dengan yang lainnya. Bila tidak bekerjasama, Bisa dipastikan tidak akan
sukses. Kemampuan bekerja sama ini akan sangat bermanfaat dalam hal
membangun hubungan antar-manusia (interpersonal) dan menjalin kerjasama
yang harmonis diantara mereka, sehingga setiap permasalahan (baik yang
ringan ataupun yang berat) dapat diselesaikan bersama-sama.
4. HEALTH & FITNESS (KESEHATAN & KEBUGARAN)
Kegiatan marching band memerlukan kondisi fisik yang prima. Aktivitas
fisik selalu terjadi pada saat : berbaris, memainkan alat musik, menari,
membentuk formasi display dll. Oleh karenanya, para anggota perlu
menjalankan pola hidup dan pola makan yang sehat, sehingga kesehatan dan
kebugaran mereka dapat terjaga dengan baik.
5. ACHIEVEMENT (PRESTASI)
Kegiatan marching band mengajarkan bagaimana caranya mencapai
tujuan/prestasi yang diinginkan, melalui proses latihan dan kerja keras
semua anggota. Suatu tujuan tidak akan tercapai tanpa bekerja keras.
Hampir semua orang sukses memperoleh kesuksesan mereka melalui kerja
keras.
6 LEADERSHIP (KEPEMIMPINAN)
Kegiatan marching band
mengajarkan bagaimana caranya memimpin dan dipimpin. Setiap orang
memiliki potensi untuk menjadi pemimpin. Seorang pemimpin tidak
dilahirkan begitu saja, tetapi melalui berbagai proses belajar dan
latihan untuk menjadi seorang pemimpin. Jiwa kepemimpinan ini akan
sangat bermanfaat bagi para anggota di masa yang akan datang dalam
pekerjaannya, sehingga dapat menjadi seorang pemimpin yang tangguh,
dicintai oleh mereka yang menjadi bawahannya, dapat bertindak adil dan
obyektif.
7 LOYALTY (LOYALITAS)
Kegiatan marching band
dapat membangkitkan loyalitas(kesetiaan) anggota tidak hanya kepada unit
dan orang tuanya, tetapi juga kepada pekerjaan dan perusahaannya.
8 COMMUNITY IDENTITY (IDENTITAS KOMUNITAS)
Kegiatan marching band sudah menjadi salah satu identitas komunitas.
Generasi muda membutuhkan identitas dari komunitasnya. Mereka bisa lebih
dikenal luas melalui berbagai perilaku, atribut dan ciri khas-ciri khas
yang dimiliki oleh komunitas tersebut.
9 SELF-ESTEEM (HARGA DIRI)
Kegiatan marching band dapat meningkatkan kebanggaan dan harga diri
anggota melalui berbagai penampilan, prestasi dan penghargaan yang
diterima olehnya. Kebanggaan dan harga diri ini dapat diarahkan untuk
meningkatkan rasa percaya diri anggota, sehingga berani dalam menghadapi
berbagai tantangan dan hambatan dalam hidupnya.
10 FUN ! (KEGEMBIRAAN)
Kegiatan marching band adalah kegiatan yang menyenangkan hati, yang
dapat diperoleh dari lagu dan tari yang dimainkan, penampilan yang
sukses, canda tawa antar anggota dan berbagai kegembiraan lainnya